Hati yang Bersandar


Ternyata menyandarkan hati pada sesuatu yang tidak terlihat mata dan tidak dijangkau logika tidak semudah menulis ribuan omong kosong tentang hati yang diuji. Kita perlu diuji terlebih dahulu, untuk tahu, mengerti dan paham lantas barulah sadar untuk sumeleh, sareh lan sumeh.Read More »

Advertisements

Perang Besar


Benarlah kalau Nabi berpesan bahwa perang besar yang sesungguhnya adalah perang melawan diri kita sendiri. Perang melawan kemarahan saat dihinakan oleh orang lain. Perang melawan ‘hak’ membalas yang sangat bisa dan sangat mampu untuk dilakukan. Barangkali perang itulah yang dimenangkan Ali kala berhenti sepersekian detik tebasan pedangnya hanya karena ludah musuh ke wajah menantu sekaligus keponakan Nabi ini.Read More »

0


Kita mungkin lebih merasa merdeka bila hidup dengan harta yang tak terbilang dan prestasi yang tinggi menjulang. Apapun mudah dibeli untuk dimiliki, siapapun mudah percaya karena takjub dan menganggap hebat. Beda perkara kalau kita hanya 0 (nol), kita dipandang sebelah mata, ditepuk sebelah tangan, dikira kosong dan tak berharga.Read More »