Tidak Hanya Satu


Tidak, tidak hanya satu. Jodoh tidak hanya satu. Kita berjodoh dengan ayah ibu yang melahirkan kita. Kita berjodoh dengan keluarga ayah ibu yang melahirkan ayah ibu kita. Kita berjodoh dengan nama, dengan tanggal kelahiran, bahkan kita berjodoh dengan kota tempat kita dilahirkan.Read More »

Perang Besar


Benarlah kalau Nabi berpesan bahwa perang besar yang sesungguhnya adalah perang melawan diri kita sendiri. Perang melawan kemarahan saat dihinakan oleh orang lain. Perang melawan ‘hak’ membalas yang sangat bisa dan sangat mampu untuk dilakukan. Barangkali perang itulah yang dimenangkan Ali kala berhenti sepersekian detik tebasan pedangnya hanya karena ludah musuh ke wajah menantu sekaligus keponakan Nabi ini.Read More »

Ketidakwarasan


Barangkali pembicaraan tentang kewarasan adalah topik yang klise dan ketinggalan jaman. Tapi biarlah, karena pada satu dua perpotongan garis kehidupan, kita mau tidak mau mesti saling pandang dengan ketidakwarasan, hanya berbatas tabir tipis serupa kain penghalang shaf laki-laki dan perempuan.Read More »

Tangguh, Teguh, dan Teduh


Orang sering bilang kita keras kepala saat mempertahankan pendapat dan keyakinan. Orang kadang bilang kita kepala batu saat memperjuangkan keinginan dan kemauan. Tapi orang barangkali lupa, bahwa segala pertentangan harusnya tetap dipertimbangkan dan diperimbangkan bagian manfaat dan kemaslahatan. Juga tentu saja prinsip dan keluhuran niat.Read More »

0


Kita mungkin lebih merasa merdeka bila hidup dengan harta yang tak terbilang dan prestasi yang tinggi menjulang. Apapun mudah dibeli untuk dimiliki, siapapun mudah percaya karena takjub dan menganggap hebat. Beda perkara kalau kita hanya 0 (nol), kita dipandang sebelah mata, ditepuk sebelah tangan, dikira kosong dan tak berharga.Read More »