Berkas-Berkas Mata dan Jiwa


usd.ac.id
usd.ac.id

Beberapa kali telah saya berhenti pada sebuah pemaknaan akan hal-hal yang saya lakukan. Baik dengan jalan yang tanpa diduga-duga maupun dengan jalan rencana yang sudah diduga-duga. Perjalanan ke ujung Jawa – bagi orang tengahan – telah membawa saya pada internalisasi yang lebih dalam mengenai hidup dan kehidupan. Tahun lalu, menjelajahi akhir pekan dengan diskusi dan tukar persepsi saya – dan mas mas saya – lakukan bersama kawan-kawan – atau mas mba – Beasiswa Aktivis, aktivis, dan  mantan aktivis di kota kecil itu. Kota yang lebih sering disebut Jakarta ketimbang nama aslinya – Depok.

Lalu bulan lalu, saya seperti melakuakn de javu kala mendarat kembali di tanah yang sama namun dengan maksud yang berbeda. Di pelancongan yang pertama, saya murni melakukan interaksi selayaknya studi melalui berbagai diskusi, beda dengan kunker-kunker yang dilakukan wakil-wakil kita di atas sana yang kabarnya bermewah ria dengan entah uang siapa, saya tak mau hanya jadi penduga yang brutal dan dangkal. Di pertautan kedua, saya berangkat hampir seperti wakil yang makan dan minumnya dipenuhi lewat uang rakyat. Demi satu kemahsyuran bernama kemenangan dalam lomba essay yang diadakan salah satu fakultas di universitas yang mempunyai jalan tikus langsung tembus ke Depok Town Square itu.

Sama kala saya dipandu menjelajah kampus impian, kampus di jalan Ganeca/Ganesha yang penuh dengan cerita-cerita menakjubkan. Bangunan-bangunan yang tidak pernah dilihat oleh anak desa macam saya, berbagai filosofi – entah ngarang atau benar – yang diurai dengan gaya penceritaan yang keren semakil membuat saya ngiler waktu itu dan tidak mau pulang ke tanah kelahiran. Bagiku itu wajar, siapa pula yang tidak pengen kulia di taman-taman berkuliah macam dua tempat ini. Sejarah yang besar, diimbangi fasilitas yang lebar, ditunjang oleh atmosfer keilmuan yang menyebar memperkuat rasa bumbu exciting dalam benak saya.

Ok, mari cukupkan bahasan yang lebih menjurus pada iri itu. Telah saya lalui diskusi, `saling silang persepsi, dan kadang bersubversi dalam beberapa opini. Ditemukan bahwa produktifitas sangat ditentukan oleh kultur yang ada dalam lingkungan mahasiswa. Di kota ini yang dekat dengan berbagai pusat kebudayaan, tentulah disana sini ada sebuah konvensi yang disegani oleh penduduknya – bahkan oleh pendatang baru yang hanya singgah disini. Sedangkan dibelahan barat pulau Jawa, semua seakan terkooptasi oleh Jakarta, kiblat yang jauh dari sumber-sumber budaya diperparah dengan multikulturalisme yang menggila menciptakan globalitas dan relativitas tanpa batas sebagai sarana dan prasarana hidup masyarakatnya.

Tulisan ini sebenarnya saya buat sebagai catatan makna dalam beberapa dan banyak hijrah yang saya alami. Berharap berkas-berkas bukan hanya melekat pada ranah pandang, namun juga mendekap tanah pemaknaan, sehingga selalu dapat saya bagi dan derma pada seluruh kekawan saya. Sekaligus menutupi produktifitas yang mulai dihalangi oleh kesibukan pragmatis yang tidak dapat dibenarkan sebagai alasan.

Pernah beberapa kali film dokumenter menyadarkan saya, betapa Indonesia sudah menjadi Jakarta. Media hanya memberitakan Jakarta dan naasnya masyarakat menjustifikasi bahwa yang terjadi di Jakarta juga terjadi di seluruh Indonesia, di seluruh lebih dari 17.000 pulau dan mozaik bangsa ini. Media telah jauh menguasai kita, Jakarta mengambil alih persepsi kita. Ini seperti sebuah gunung es di film Titanic, tertutup kabut tebal, tidak terlihat, akarnya besar dan dalam, serta sangat membunuh. Tugas kita, mendermakan gagasan dan gerakan untuk Indonesia.

Adi Sutakwa

20130312

Advertisements

Reply me, or Comply me. Or just leave me a message.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s