Abu-Abu


Mereka itu satir, bukan satire

Riuh ramai, tangis kutuk, sebagai apologi

Pada Ia yang tanpa awal dan akhir

Pada Ia yang mengawali dan mengakhiri

 

Tidak seperti cinta kayu pada api

Bukan dan bahkan tidak altruistik sama sekali

Ia hanya menelur tangis, sesekali jerit melengking

Ia hanya menganak ratap, acapkali dendam yang getir

 

Ini adalah despotisme yang sinis

Penyelesaian nirnalar

Blitzkrieg, tidak pada tempatnya

Disfungsi akal bersobok nafsu

Elaborasi tahta dan harta

 

Mewujud abu

Abu-abu hitam

Penanda kematian

Pada bangunan yang akan dibangun

Pada sejarah yang menjadi sejarah

 

*sajak untuk pasar yang dibakar

 

Sutakwa

20150120 2311

Advertisements

Reply me, or Comply me. Or just leave me a message.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s