Tidak Hanya Satu


Tidak, tidak hanya satu. Jodoh tidak hanya satu. Kita berjodoh dengan ayah ibu yang melahirkan kita. Kita berjodoh dengan keluarga ayah ibu yang melahirkan ayah ibu kita. Kita berjodoh dengan nama, dengan tanggal kelahiran, bahkan kita berjodoh dengan kota tempat kita dilahirkan.

Tidak, tidak hanya satu. Jodoh tidak hanya satu. Kita berjodoh dengan sifat-sifat kita. Kita berjodoh dengan ketertarikan pada sesuatu. Kita berjodoh dengan ketidaknyamanan tentang sesuatu. Kita berjodoh dengan pilihan-pilihan yang sekarang atau di masa datang akan kita putuskan.

Tidak, tidak hanya satu. Jodoh tidak hanya satu. Kau mengira jodoh adalah soal pernikahan, ku jelaskan kawan, jodoh bukan hanya soal perkawinkan. Kau nelangsa menunggu dia yang tidak kunjung datang, ku jelaskan kawan, jodoh bukan hanya soal cinta. Kau disia-sia datang tak mendapatkan jawaban, menunggu tak disajikan batas pantas penantian, ku jelaskan kawan, jodoh buka hanya soal keberanian dan keyakinan.

Jodoh tidak hanya satu. Tidak, tidak hanya satu. Ada dua, bisa tiga, atau empat. Mungkin lima, barangkali enam, juga tujuh, delapan, sembilan, sepuluh, seratus, seribu, sejuta, seberapapun banyak yang tidak pernah terangkum dalam persamaan matematika. Bukan soal jumlah, tapi perihal doa dan sembah.

Jodoh tidak hanya satu. Tidak, tidak hanya satu. Ada cerita yang bekelindan satu dengan lainnya. Ada kisah masa lalu yang perlu kau ambil pelajaran dan pengajarannya. Ada perumpamaan-perumpamaan yang sedikit banyak hanya bisa kau pahami dengan hati dan akal.

Kita mesti tahu, mengerti, lalu paham, banyak tali temali kehidupan yang tidak pernah akan tuntas atau saling lepas. Mustahil putus tercerabut, musykil hangus mengabu. Jangan pernah patah karena sekali kalah. Di depan banyak pertarungan-pergulatan satu-satu. Barangkali kalah dalam dua hal itu memang perlu.

Tapi jangan pernah menyerah sebelum mencapai padang perang besar. Jangan pernah kalah saat sampai padang perang besar. Karena itulah jodohmu, perang besar itulah milikmu, sambutlah dan taklukanlah. Kita harus berjuang.

Advertisements

Reply me, or Comply me. Or just leave me a message.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s